Semangat Bertani di Lahan Kering, Abang Dari Lawahing Raup Jutaan Rupiah

  • Whatsapp

Kalabahi, N9 — Karel Adang atau biasa di sapa (Abang), pria paruh baya asal kampung Menbang, Desa Lawahing Kecamatan Kabola Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat dikenal oleh masyarakat setempat. Abang dikenal karena keuletan dan semangat bertani. Meskipun di Kampung Menbang yang merupakan wilayah kesulitan air, apalagi lahan pertanian yang bergantung pada air hujan bukanlah alasan untuk Abang bertani.

Sebab di lahan kering itulah Abang meraup jutaan rupiah dari tanaman yang tumbuh subur di lahan seluas kurang lebih 1,5 Ha. Lahan seluas itu ia tanami berbagai jenis tanaman umur panjang maupun musiman seperti cabe, jagung hibrida, semangka, terong, ubi kayu, siri, pinang, jambu mente, pisang dan kelor.

Bacaan Lainnya

Saat berbincang-bincang dengan petugas PPL di Kampung Menbang, pekan lalu, Abang mengisahkan bahwa setiap 4-5 hari ia berhasil panen cabe sebanyak 30 hingga 39 kilogram. Hasil panennya kemudian dijual ke pasar dengan harga Rp. 20 ribu rupiah per kilogram.

“Jadi cabe saja sekali panen hasilnya mencapai 30 sampai 39 kilogram. Kalau dalam satu bulan biasanya lima kali panen. Dari hasil panen satu bulan saya mendapat keuntungan Rp 3 sampai 4 juta khusus tanaman jenis cabe,” jelas Abang.

Kakek empat cucu ini menyebut, berbagai jenis tanaman hasil usaha itu dipanen setiap bulan secara kontinyu. Atas berkat kerja keras, ia mampu membeli satu buah sepeda motor cas untuk cucunya yang sedang kuliah di Universitas Tribuana Kalabahi.

Dalam keseharian, Abang selalu menghabiskan waktunya di kebun guna mengolah lahan, menanam dan memanen. Sementara istrinya bagian menjual hasil pertanian mereka ke pasar. Semangat kerja keras Abang, kini ditularkan juga kepada anak tunggal yang meskipun seorang penyandang disabilitas (tunawicara).

Dalam diskusi dengannya, Abang berpesan jikalau ada anak muda yang dapat mencintai pertanian dan bekerja dengan ulet, maka hasilnya pun pasti memuaskan. Apalagi saat ini pergumulan masyarakat akan air bersih di Kampung Menbang juga sudah terjawab melalui pembangunan jaringan air bersih yang didanai dengan Dana Desa tahun 2019. *(Joka)

Hits: 69

Pos terkait