Kelompok Tenun Ikat Di Desa Haitimuk Dapat Suntikan Modal 28 Juta Rupiah

  • Whatsapp

Malaka, N9 — Kelompok Tenun Ikat di Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur mendapatpan Pendampingan dan suntikan modal dari Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI).

Pendampingan dimulai dengan pembekalan yang dilaksanakan selama 3 hari, mulai Kamis (10/09/2020) dan bakal dilanjutkan dengan praktek lapangan selama 2 minggu.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Vinsensius Babu ketika ditemui N9 usai membuka kegiatan pembekalan tersebut di Betun, Kamis (10/09/2020).

“Ini pembekalan pelatihan tenun ikat untuk kelompok di Desa Haitimuk. Setelah pembekalan ini akan dilanjutkan dengan praktek lapangan selama 2 miinggu”, ujar Vinsen.

Seluruh kegiatan tersebut, lanjut Vinsen, dibebankan kepada Daba Tugas Pembantuan Anggaran Pendapatan Belabja Negara (APBN) melalui Kemenaker RI.

“Selain pembekalan atau pelatihan, kelompok mendapatkan suntikan modal berupa benang sesuai permintaan dari kelompok, jenis benang dan warna benang yang berkualitas serta alat untuk tenun. Nilainya 28 Juta Rupiah”, lanjut Vinsen.

Vinsen berharap, pembekalan dan suntikan modal tersebut bisa meningkatkan produktivitas kelompok tenun, yang nantinya bisa meningkatkan taraf ekonomi keluarga, terutama bangkit dari keterpurukan ekonomi akiibat Pandemi global Virus Corona.

Terpisah, Ketua Kelompok Tenun Ikat, Elizabet Dahu kepada N9 mengaku senang mendapatkan pendampingan dan suntikan modal tersebut. Terkait itu, Dahu mengaku, dirinya bersama para ibu rumah tangga yang tergabung dalam kelompok akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan produktivitas tenun ikat.

“Terimakasih banyak kepada Bapak Bupati Malaka dan jajarannya, terutama pak Kadis Nakertrans yang sudah memperjuangkan hal ini untuk kami. Sebagai uangkapan terimakasih, kami akan manfaatkan kesempatan ini dengan baik”, ujar Dahu.

Dahu menambahkan, kerajinan tenun ikat punya banyak nilai, antara lain, nilai budaya, filosofi masyarakat dan nilai ekonomi. Nilai budaya kerajinan tenun ikat jelas, yakni sebagai salah satu unsur budaya. Nilai filosofisnya terkandung dalam setiap motif kain tenun. Sedangkan nilai ekonomisnya, kain tenun saat ini memiliki nilai tawar yang cukup tinggi. Jika ditekuni dengan baik, kerajinan tenun ikat bisa menjadi suatu sumber pencaharian yang baik.*(JoGer)

Hits: 72

Pos terkait